Wapres: Pemilu 2019 akan Jadi Paling Rumit di Dunia

Wakil Presiden Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla
Indonesia akan menggelar pemilihan umum (pemilu) serentak pada 2019, mendatang. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pemilihan umum ini akan menjadi yang paling rumit, menyusul molornya RUU Penyelenggara Pemilu. “Ini nanti adalah pemilu terumit di dunia,” ujar Jusuf Kalla di Jakarta.

Pemerintah berencana menggabungkan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Menurut JK, yang terbaik adalah jangan diubah setiap lima tahun sekali karena berpotensi menimbulkan kerumitan luar biasa. Dia mengatakan, penyelenggara pemilu dapat mengalami kesulitan menghitung suara yang masuk dalam pemilu tersebut.

Apalagi jika pemilihan legislatif dilakukan dengan sistem terbuka. “Kalau diubah tertutup masih lumayan, karena faktor yang dihitung tidak banyak, tapi kalau terbuka, wah ini rumit,” kata JK.

JK mengatakan, hal paling penting dalam pemilu adalah data yang disiapkan adalah data pemilih dan harus terus diupdate. Dia mengakui, Indonesia merupakan negara yang besar sehingga membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data pemilih.

“Ini pengalaman 2014 juga pembahasan perubahan juga mengalami keterlambatan, tapi bisa juga akhirnya, yang penting sistemnya jangan banyak diubah,” ujar JK. (Republika)