Urutan KTA Parpol dan KTP Jadi Permasalahan Utama di Banjarbaru

Penelitian Kelengkapan Dokumen Persyaratan
Penelitian Kelengkapan Dokumen Persyaratan
Sampai dengan hari ini Kamis (12/10) yang merupakan hari kesepuluh penyerahan kelengkapan dokumen persyaratan partai politik calon peserta pemilihan umum tahun 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru, tercatat sejumlah hal yang menjadi permasalahan sehingga mengakibatkan partai politik harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Kepala Subbagian (Kasubbag) Hukum Sekretariat KPU Kota Banjarbaru, Wahyudiansyah menyampaikan bahwa sampai saat ini permasalahan yang paling banyak dijumpai dalam dokumen yang diserahkan oleh partai politik adalah ketidaksesuaian urutan antara Kartu Tanda Anggota (KTA) partai dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan susunan data anggota.

“Partai politik harus menyusun salinan KTA dan KTP tersebut sesuai dengan urutan anggota yang namanya tercantum dalam daftar anggota, yang sebelumnya telah diinput melalui SIPOL. Problem urutan inilah yang paling sering dijumpai saat melakukan penelitian kelengkapan dokumen parpol,” terang Wahyudiansyah. Pria yang kerap disapa Yudi ini juga menambahkan, bahwa jika terdapat satu saja yang urutannya tidak sesuai, maka otomatis partai tersebut diminta untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu. “Jangan lupa, salinan KTA dan KTP itu juga diberikan nomor urut,” terang Yudi.

Yudi menambahkan,”Pada dasarnya partai politik di Banjarbaru telah diberikan informasi tentang hal ini pada saat dilakukan sosialisasi dan bimtek tentang penyerahan dokumen ini sebelum masa penyerahan tempo hari. Kami tentu berharap, agar permasalahan ini tidak lagi ditemukan, karena ini hal yang sangat sederhana, hanya tinggal mengurutkan saja, menyesuaikan dengan data anggota yang juga sudah ada.”

Sementara itu, sampai dengan sat ini KPU Kota Banjarbaru telah menerima kelengkapan dokumen persyaratan dari 3 (tiga) partai politik calon peserta pemilu 2019. Yakni Partai Perindo, PDI Perjuangan, dan Partai Berkarya. Beberapa partai lainnya di Banjarbaru telah menyerahkan namun belum diterima karena harus dilakukan perbaikan, dan sebagian lainnya masih mempersiapkan, yang untuk itu beberapa partai juga berkonsultasi ke KPU Kota Banjarbaru.