Tes Kelayakan & Kepatutan Calon Sekretaris KPU Banjarbaru

Rabu (13/9) kemarin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru melaksanakan tes kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Sekretaris KPU Kota Banjarbaru. Tes tersebut diikuti oleh 2 (dua) orang calon yakni Drs. THAUFIK HIDAYAT, M.Eng dan Hj. KHAIRUNNISA, S.Sos., MM. Sementara salah seorang calon lainnya menyatakan diri tidak dapat mengikuti tes dengan alasan kesehatan.

Ketua Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Banjarbaru, Mhd Wahyu NZ menyampaikan bahwa tidak ada masalah jika tes tersebut kemudian hanya diikuti oleh 2 orang calon. “Tidak ada masalah. Tes ini telah terjadwal dan tetap kita laksanakan, meski hanya diikuti oleh 2 orang calon. KPU Banjarbaru juga menghargai beliau, yang telah datang dan menyampaikan secara langsung kepada kita mengapa tidak dapat mengikuti.”

Tes Kelayakan & Kepatutan Calon Sekretaris KPU Banjarbaru
Tes Kelayakan & Kepatutan Calon Sekretaris KPU Banjarbaru

Selain itu, Wahyu menjelaskan, “Tes kelayakan dan kepatutan ini diperlukan, sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 106/SJ/I/2014 tanggal 30 Januari 2014 tentang Pergantian Pejabat Struktural pada Sekretariat KPU Provinsi, Sekretariat KIP Aceh, Sekretariat KPU Kabupaten/Kota dan Sekretariat KIP Kabupaten/Kota.”

“Mengingat peran penting Sekretaris, KPU Kota Banjarbaru juga mengambil langkah-langkah tambahan lainnya yang semoga menjadi good practice dalam mekanisme pemilihan sekretaris ini. Seperti melakukan penelusuran rekam jejak, serta melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi oleh Pemko Banjarbaru melalui RSUD Idaman Banjarbaru,” jelas Wahyu.

Wahyu juga menambahkan, “Bagi KPU Kota Banjarbaru, proses pemilihan sekretaris ini tidak semata-mata hanya akan dipertanggungjawabkan secara administratif kepada lembaga, namun juga sedikit banyak secara moral kepada publik Banjarbaru.”

“Pada akhirnya, setelah dilewatinya proses tes kelayakan dan kepatutan, kami optimis siapapun yang kelak akan ditetapkan sebagai sekretaris adalah figur terbaik dari yang baik. Keduanya memiliki kemampuan serta tidak memiliki catatan negatif apapun sepanjang karier mereka di pemerintahan,” jelas Wahyu.