Setiap Calon Walikota Banjarbaru Wajib Ikuti Uji Publik

Setiap orang yang mendaftar sebagai bakal Calon Walikota Banjarbaru pada pelaksanaan Pilkada Kota Banjarbaru Tahun 2015, baik yang diusulkan oleh Partai Politik, gabungan Partai Politik, atau perseorangan akan wajib mengikuti Uji Publik. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Banjarbaru, Muhammad Wahyu NZ.
Kewajiban untuk mengikuti uji publik tersebut terdapat dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (Perppu Pilkada). Nantinya uji publik tersebut akan dilaksanakan oleh sebuah Panitia Uji Publik yang akan dibentuk oleh KPU Kota Banjarbaru, yang keanggotaanya terdiri dari unsur akademisi, tokoh masyarakat, dan anggota KPU Kota Banjarbaru.
“Pelaksanaan uji publik tersebut dimaksudkan oleh Perppu Nomor 1 Tahun 2014 adalah agar mendapatkan kepala daerah -dalam hal ini Walikota Banjarbaru- yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapabilitas serta memenuhi unsur akseptabilitas,” jelas Wahyu.
Penanggung jawab Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan SDM KPU Kota Banjarbaru tersebut juga menyampaikan, “Uji publik diharapkan menjadi bagian dari pendidikan pemilih, agar dapat mengetahui Bakal Calon Walikota Banjarbaru.”
“Bagi setiap Bakal Calon Walikota, mengikuti uji publik merupakan sebuah keharusan, yang menjadi persyaratan untuk mendaftar sebagai Calon Walikota. Karena keterangan telah mengikuti uji publik merupakan salah satu persyaratan dalam pencalonan,” tambah Wahyu.
Uji Publik Bakal Calon Walikota Banjarbaru pada pelaksanaan Pilkada Kota Banjarbaru Tahun 2015 akan dilaksanakan secara terbuka, selambatnya 3 (tiga) bulan sebelum pendaftaran Calon Walikota Banjarbaru.