RPP RAKAT Kembali Gelar Pendidikan Pemilih Bersama Pelajar

Simulasi Pemilu Bagi Pelajar - KPU Kota Banjarbaru
Simulasi Pemilu Bagi Pelajar
Rabu (20/9) pagi, sejumlah pelajar yang merupakan pengurus organisasi siswa disekolahnya mulai berdatangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru. Para pelajar yang merupakan pengurus OSIS maupun MPK dari sejumlah SMA/SMK/MA di Kota Banjarbaru tersebut akan mengikuti program pendidikan pemilih yang dilaksanakan oleh KPU Kota Banjarbaru.

Disambut dengan paparan awal oleh Komisioner KPU Kota Banjarbaru Mhd Wahyu NZ, para pelajar tersebut diberikan gambaran tentang apa yang akan dilakukan dengan menggunakan fasilitas Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Banjarbaru. “RPP RAKAT merupakan fasilitas pendidikan pemilih yang kita miliki, dan dipergunakan semaksimal mungkin. Tidak sekedar untuk mengetahui tentang sejarah, namun juga arti penting pemilu dan pentingnya peran serta pemilih secara bertanggung jawab,” ujar Wahyu.

Pada kesempatan pertama, para pelajar pada awalnya diberikan informasi tentang sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia, serta penyelenggaraan Pilkada di Kota Banjarbaru. Informasi yang disampaikan dalam bentuk audio visual tersebut ditayangkan pada fasilitas ruang audio visual RPP RAKAT.

Pendidikan Pemilih di RPP RAKAT Banjarbaru
Pendidikan Pemilih di RPP RAKAT Banjarbaru
Setelah menyaksikan tayangan audio visual, para pelajar tersebut kemudian diberikan kesempatan untuk mengetahui ragam hal tentang kepemiluan melalui informasi yang diberikan pada ruang display yang dimiliki oleh RPP Rakat Banjarbaru.

“Kawan-kawan pelajar ini tidak hanya diajak untuk mendapatkan informasi tentang kepemiluan, namun juga dapat merasakan pengalaman dalam hal memberikan suara pada sebuah pemilihan,” ucap Wahyu, Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kota Banjarbaru.

Setelah sesi paparan dan diskusi kepemiluan, para pegiat organisasi pelajar tersebut diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi pemungutan suara. “Dengan dipandu oleh kawan-kawan sekretariat, peserta tidak hanya menjadi pemilih, namun juga menjadi petugas KPPS. Namun jelas, semua akan merasakan sensasi mencelupkan jarinya ke tinta pemilu,” ucap Wahyu sambil bercanda.

Pada akhir rangkaian kegiatan, Wahyu menanyakan kepada para peserta tersebut, apakah mereka sudah siap dan faham jika kelak menjadi pemilih. Selain itu juga ditanyakan apakah mereka siap menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab, serta mengajak orang-orang terdekatnya untuk menjadi pemilih yang cerdas pula. “Siap!” sahut para pelajar secara bersamaan.