Penerimaan Dokumen Keanggotaan Partai Republik dan PKPI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru telah menerima salinan dokumen keanggotaan dari Partai Republik serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) pada Rabu, 22 November 2017. Penerimaan dokumen dari kedua partai ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Bawaslu RI terhadap 9 (sembilan) partai politik. Rabu (22/11) pukul 24.00 Wita kemarin merupakan hari terakhir masa penerimaan salinan dokumen keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2019 di Kota Banjarbaru.

Dokumen keanggotaan Partai Republik diterima oleh KPU Kota Banjarbaru pada jelang pukul 19.00 Wita, sementara dokumen keanggotaan PKPI diterima KPU Kota Banjarbaru pada lebih kurang pukul 23.40 Wita. Sementara itu, PKPI sebenarnya telah melakukan penyerahan pada periode 3-16 Oktober lalu, namun melakukan penyerahan kembali.

Penerimaan Dokumen Keanggotaan Partai Republik dan PKPI
Penerimaan Dokumen Keanggotaan Partai Republik (kiri) dan PKPI (kanan)

Usai berakhirnya masa penerimaan dokumen keanggotaan pasca Putusan Bawaslu RI tadi malam, Komisioner KPU Kota Banjarbaru Mhd Wahyu NZ menyampaikan bahwa pada dasarnya terdapat 3 (tiga) partai politik di Kota Banjarbaru yang terkait dengan putusan Bawaslu, namun pada masa penyerahan saat ini, yang menyerahkan hanya 2 (dua) partai. “Pada masa ini, yang melakukan penyerahan adalah Partai Republik dan PKPI, sementara PBB memutuskan untuk menggunakan dokumen yang telah diserahkan sebelumnya, dan itu boleh saja,” ucap Wahyu.

Wahyu menambahkan, “Selanjutnya, KPU Kota Banjarbaru akan melaksanakan penelitian administrasi terhadap dokumen ketiga partai (PBB, Republik, PKPI -red) tersebut yang akan berlansung hingga 30 November 2017 mendatang. Hasil penelitian administrasi akan disampaikan pada 30 November atau 1 Desember, untuk kemudian diberikan waktu bagi parpol terkait melakukan perbaikan.”

“Prinsipnya, KPU Kota Banjarbaru akan memberikan perlakuan yang sama terhadap dokumen ketiga partai ini sebagaimana dokumen keanggotaan parpol yang sudah diserahkan sebelumnya,” pungkas Wahyu.