KPU Tunggu Data Anggota 9 Parpol di Kota Banjarbaru Hingga 22 November

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru menyatakan akan menunggu pimpinan 9 (sembilan) partai politik tingkat Kota Banjarbaru untuk menyerahkan salinan data keanggotaan partainya. Penyerahan tersebut telah dijadwalkan pada tanggal 20-22 November 2017. Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Banjarbaru, Mhd Wahyu NZ.

Jadwal Khusus Penerimaan Data Keanggotaan 9 Parpol
Jadwal Khusus Penerimaan Data Keanggotaan 9 Parpol

Wahyu menjelaskan, “Untuk tanggal 20-21 November, KPU Banjarbaru akan menerima pada pukul 08.00-16.00 Wita. Namun secara khusus pada tanggal 22 November 2017, kami akan menunggu hingga pukul 24.00 Wita.”

Wahyu menyebutkan bahwa jadwal penerimaan salinan dokumen keanggotaan partai politik tersebut berikut jadwal penelitian administrasinya juga telah ditetapkan oleh KPU RI. “Pasca putusan BAWASLU RI, KPU RI telah menetapkan Keputusan Nomor 205/HK.03.1-Kpt/03/KPU/XI/2017 serta menerbitkan Surat Edaran KPU RI Nomor 710/PL.01.1-SD/03/KPU/XI/2017, yang pada dasarnya substansi dari keduanya adalah terkait pendaftaran dan pemeriksaan dokumen persyaratan bagi 9 (sembilan) parpol sesuai putusan Bawaslu RI,” ujar Wahyu.

“Pada prinsipnya, teknis perlakuan yang akan diterapkan oleh KPU Banjarbaru terhadap dokumen keanggotaan 9 parpol itu nantinya akan sama sebagaimana dokumen parpol lainnya yang lebih dulu. Sama, tak lebih tak kurang. Apa yang membedakannya hanyalah soal waktu pelaksanaannya, sebab ini tempo hari terkait proses di Bawaslu RI,” terang Wahyu.

Wahyu juga menyampaikan bahwa di antara 9 parpol terkait, terdapat dua partai politik yang telah menyerahkan data keanggotaannya pada 3-16 Oktober lalu. “Ya benar, memang telah ada dua parpol yang sudah menyerahkan. Yakni PKPI dan PBB. KPU Kota Banjarbaru telah menerima dokumen kedua parpol tersebut. Keduanya juga telah memenuhi batas minimal keanggotaan di Kota Banjarbaru. Maka dari itu, KPU Banjarbaru akan menggunakan dokumen yang telah diserahkan tersebut untuk melakukan penelitian administrasi. Dengan demikian, sebenarnya kami tinggal menunggu dokumen dari 7 (tujuh) parpol saja,” pungkas Wahyu.

Kesembilan partai politik tersebut adalah:

  1. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia *; 
  2. Partai Idaman; 
  3. Partai Bulan Bintang * ; 
  4. Partai Bhineka Indonesia; 
  5. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia; 
  6. Partai Republik; 
  7. Partai Rakyat; 
  8. Partai Indonesia Kerja; dan 
  9. Partai Swara Rakyat Indonesia.

*Sudah menyerahkan pada 3-16 Oktober 2017