KPU Evaluasi Peta Distribusi Logistik Pemilu

KPU Evaluasi Peta Distribusi Logistik Pemilu

Jakarta, kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini sedang melakukan evaluasi sistem informasi logistik dan peta distribusi logistik Pemilu 2014. Untuk itu, KPU menggandeng dua instansi dalam negari yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing, antara lain, Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Data geospasial misalnya, diperlukan untuk membuat peta rupabumi Indonesia (RBI). Data ini digunakan sebagai dasar dalam membuat sistem informasi logistik. Data ini antara lain berisi building structure, toponym, terrain relief, serta tutupan lahan.

Peta RBI saat ini masih terus disempurnakan oleh BIG, terutama di beberapa kawasan yang pada saat dilakukan pemotretan masih menghadapi kendala cuaca.

“Masih ada beberapa kawasan yang belum lengkap karena ketika dilakukan pemotretan diselimuti oleh awan, seperti misalnya di daerah Pegunungan Bintang, Papua,” terang Dody Sukmayadi dari BIG.

Sementara, terkait peta distribusi logistik, KPU meminta agar peta ini nantinya dapat dijadikan alat untuk memantau distribusi logistik secara keseluruhan, terutama surat suara dan formulir C1.

“Peta distribusi logistik harus dipastikan bisa memantau distribusi logistik secara keseluruhan, terutama surat suara dan formulir C1, minimal hingga ke level kabupaten/kota. Formulir C1 merupakan barang yang sangat penting dan bisa dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan apabila terjadi sengketa pemilu,” kata Boradi, Kepala Biro Logistik KPU.