KPU Berharap Pembahasan RUU Pemilu Selesai Tepat Waktu

Pemungutan Suara Pemilu
Pemungutan Suara Pemilu
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengharapkan pembahasan RUU Pemilu dapat selesai tepat pada waktunya. Jika terlambat disahkan, tahapan awal persiapan Pilkada dan Pemilu serentak dapat terganggu. “Semakin cepat penyelesaian RUU Pemilu, tentu semakin baik. Namun, jika terlambat, semua pihak harus siap menghadapi situasi,” ujar Arief di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/5).

Dia melanjutkan, waktu pelaksaaan pemungutan suara Pilkada dan Pemilu telah ditentukan. Namun, RUU Pemilu sebagai dasar memulai dan pelaksanaan kedua kegiatan tersebut belum kunjung disahkan. Menurut Arief, kondisi ini berpengaruh kepada semakin sempitnya waktu persiapan tahap awal Pilkada dan Pemilu serentak.

“Dampaknya bukan hanya kepada KPU pusat, melainkan juga kepada penyelenggara di daerah karena setiap regulasi yang ditetapkan harus disosialisasikan kepada daerah. Baik penyelenggara maupun peserta pemilu akan terpengaruh situasi persiapan baik Pilkada dan Pemilu yang sempit ini,” tambahnya. (Republika)