KPU Banjarbaru Mulai Laksanakan Penelitian Administrasi Hasil Perbaikan

Terhitung mulai hari ini Sabtu (2/12), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru mulai melaksanakan tahapan penelitian administrasi hasil perbaikan. Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, tahapan ini akan berlangsung sampai dengan 11 Desember 2017.

Penelitian Administrasi Hasil Perbaikan
Penelitian Administrasi Hasil Perbaikan

Pada tahap ini, KPU Kota Banjarbaru kembali akan meneliti salinan dokumen keanggotaan parpol, termasuk dugaan kemungkinan kegandaan internal/eksternal, serta dugaan keanggotaan yang tidak memenuhi syarat.

Penelitian administrasi kali ini dilaksanakan untuk dokumen keanggotaan partai politik yang telah menyerahkan hasil perbaikannya pada 18 November – 1 Desember lalu. Yakni partai politik yang tidak terkait dengan Putusan Bawaslu RI. Di Kota Banjarbaru, tercatat 10 parpol yang melakukan perbaikan.

“Dalam hal perbaikan ini, bagi partai politik yang telah memenuhi syarat jumlah anggota minimal keanggotaan di Kota Banjarbaru diberikan pilihan apakah akan melakukan perbaikan atau tidak. Sementara bagi partai politik yang belum memenuhi syarat minimal, seyogyanya melakukan perbaikan,” ujar Mhd Wahyu NZ.

Wahyu juga menambahkan, “Partai politik yang memutuskan untuk tetap melakukan perbaikan meski telah memenuhi syarat minimal keanggotaan di Kota Banjarbaru adalah Partai NasDem, Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan, Perindo, Garuda, PKS, dan PSI. Sementara itu Hanura dan Demokrat melakukan perbaikan karena jumlah keanggotaan awal yang memenuhi syarat belum mencukupi syarat minimal.”

“Untuk empat partai lainnya, yakni PPP, PAN, PKB, dan Berkarya nampaknya memutuskan untuk tidak melakukan perbaikan, karena jumlah anggota minimal yang memenuhi syarat telah mencukupi. Sekalipun pada dokumen keanggotaan yang diserahkan lalu terdapat data anggota yang tidak memenuhi syarat. Namun hal itu tidak sampai menjadikan anggota meraka dibawah batas minimal,” tutup Wahyu.