Data Pemilih: Komet Paling Sedikit, Guntung Manggis Terbanyak

Pada pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu tahun 2019 di Kota Banjarbaru, secara keseluruhan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru setidaknya akan melakukan pencocokan dan penelitian terhadap 162.160 (seratus enam puluh dua ribu seratus enam puluh) pemilih yang tercantum dalam data pemilih. Jumlah tersebut merupakan hasil penyandingan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan data dari DPT terakhir di Kota Banjarbaru.

Hal tersebut disampaikan oleh┬áKetua KPU Kota Banjarbaru, Husein Abdurahman. Husein menambahkan bahwa jumlah tersebut sudah pasti akan berubah. “Karena bagaimanapun di lapangan akan ada terjadi perkembangan, yang konsekuensinya adalah pada perubahan jumlah pemilih. Misalnya, ada pemilih yang sudah meninggal dunia atau pindah tempat tinggal. Selain itu juga adanya pemilih yang datang ke Kota Banjarbaru. Hal-hal seperti itu yang akan membuat data akan berubah,” terang Husein.

Husein menyampaikan, “Saat ini jumlah pemilih paling sedikit adalah di Kelurahan Komet, Banjarbaru Utara, yakni sejumlah 2.752 pemilih. Sedangkan jumlah pemilih terbanyak ada di Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin dengan jumlah 18.588 pemilih. Tentu saja sedikit banyaknya jumlah pemilih ini akan berbanding lurus dengan sedikit atau banyaknya jumlah TPS pada pelaksanaan pemungutan suara nantinya.”

“KPU Kota Banjarbaru tentu sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh masyarakat pemilih di Kota Banjarbaru dalam pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih ini. Sambutlah petugas Pantarlih yang melaksanakan tugasnya, siapkan dan tunjukkan KTP Elektronik/Surat Keterangan, serta Kartu Keluarga. Tak kalah penting pula, berikanlah keterangan atau informasi dengan benar kepada Pantarlih,” pungkas Husein.

Sebagaimana telah ditetapkan dalam tahapan Pemilu 2019, setelah pemutakhiran data pemilih ini, hasil kegiatan pencocokan dan penelitian data pemilih ini akan menjadi bahan dalam penyusunan Daftar Pemilih Sementara atau DPS, yang kemudian secara bertahap terus berproses menjadi DPS Hasil Perbaikan, hingga pada akhirnya ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap atau DPT untuk penyelenggaraan Pemilu 2019.