Ketua DKPP: Hargai Proses Hukum di MK

Prof. Jimly Asshiddiqie
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Prof. Jimly Asshiddiqie menyampaikan agar seluruh pihak dapat menghargai proses hukum terkait hasil Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK). “Sebaiknya kita percayakan saja pada proses yang berlangsung di lembaga yang secara konstitusional diamanatkan UU untuk menanganinya”, ungkap Ketua DKPP.
Menurut Prof Jimly, MK adalah bagian dari agenda transformasi sistem ketatanegaraan sehingga semua pihak mesti menghargainya. MK diberi wewenang berdasarkan UU No 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi, seperti termaktub dalam Pasal 74 yang mengatur mengenai mekanisme penyelesaian perselisihan hasil pemilihan umum dan Pasal 28 mengenai hukum acara, yang semuanya dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keterbukaan.
“Sekarang ini kalau pun para pengamat yang memberikan komentar terkait proses yang berlangsung biarkan saja tetapi yang penting, kita menghargai mekanisme hukum yang ada. Sebagai mantan ketua MK dan sekarang jadi ketua DKPP tentu tidak baik bila memberikan komentar”, urai Prof Jimly yang juga mantan Ketua MK tersebut.
“Masyarakat harus menunggu hasil putusan MK, dan MK harus dilihat bukan hanya hasil soal kalah menang saja tetapi aspek historisnya di mana lembaga ini dibentuk untuk menyediakan jalan konstitusional bagi upaya-upaya penyelesaian berbagai persoalan, salah satunya, kalau ada perselisihan hasil soal pemilu”, jelas Jimly. (DKPP)