Jajaran KPU Peringati Hari Pahlawan 10 November 2014

Pemilu Tahun 1955
Pemilu Tahun 1955

Pemilu 1955 juga mencatat setidaknya 2 (dua) prestasi besar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Republik Indonesia, Husni Kamil Manik, dalam menyambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2014.

Prestasi besar pertama, adalah tingkat partisipasi pemilih yang sangat besar, yakni sekitar 90% dari semua warga yang memiliki hak pilih.  Penyelenggara pemilihan umum (pemilu) tahun 1955 merupakan sosok-sosok pahlawan yang dapat diidolakan oleh seluruh jajaran KPU. Terlebih mengingat di tengah keterbatasan yang ada, pemilu pertama tersebut dapat diselenggarakan dengan tertib, aman, dan lancar, serta jauh dari unsur kecurangan dan kekerasan.

Kedua, adalah persentase suara sah yang cukup signifikan, yakni sekitar 80% dari suara yang masuk. Padahal pada saat ini hampir 70% penduduk Indonesia masih buta huruf.

Lebih lanjut, Husni menyampaikan harapan agar seluruh jajaran KPU dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kejuangan para pahlawan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Aktualisasi nilai kejuangan sebagai perwujudannya di masa kini tersebut diuraikan Ketua KPU RI sebagai berikut:

  • Melaksanakan tahapan penyelesaian Pemilu 2014, yang meliputi pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, penyusunan dokumentasi, dan pengelolaan arsip.
  • Mempersiapkan berbagai Peraturan KPU maupun infrastruktur pendukung lainnya, sebagai tindak lanjut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014.
  • Mempersiapkan segala sesuau yang diperlukan bagi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah *(Pilkada) secara serentak tahun 2015
  • Mengambil langkah-langkah antisipasi terkait penyatuan penyelenggaraan Pemilu Legislatif dengan Pemilu Presiden pada tahun 2019.

Selamat memperingati Hari Pahlawan, 10 November 2014.