Festival Film Pendek KPU: Dari Keluarga untuk Indonesia Memilih

KPU & Kepemiluan 24/10/2016

Pemilihan Umum (Pemilu) yang partisipatif adalah syarat mutlak bagi sebuah demokrasi. Pemilu merupakan prosedur penting menuju sebuah demokrasi substansial, sebuah langkah menuju perwakilan dan pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat yang sesungguhnya. Partisipasi pemilih dalam pemilu merupakan hal krusial dalam demokrasi, terlebih lagi bagi Indonesia yang sedang melakukan konsolidasi demokrasi.

Karenanya, untuk menjaring partisipasi pemilih yang kualitatif, diperlukan kreasi strategi yang bersifat masif, interaktif dan menarik. Masyarakat harus disentuh kerelaannya untuk berkontribusi aktif, diantaranya melalui saluran media yang selaras dengan pilihan minat. Masyarakat diajak untuk dapat bersama-sama me-refresh kesadaran nilai-nilai demokrasi dan memaknai seluruh rangkaian proses tahapan pemilu sebagai sesuatu yang simple dan menghibur.

Dalam konteks pendidikan pemilih, film pendek yang berisi muatan nilai demokrasi dan kepemiluan harus dapat dielaborasi menjadi pendidikan pemilih yang menghibur dan menarik (edu-tainment).

Hal tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya gelaran Festival Film Pendek KPU, yang memiliki tema: Dari Keluarga Untuk Indonesia Memilih.

Festival Film Pendek KPU: “Dari Keluarga Untuk Indonesia Memilih”

Festival Film Pendek “dari Keluarga untuk Indonesia Memilih” ini terbuka untuk seluruh masyarakat, termasuk karyawan/ti KPU di seluruh Indonesia. Peserta juga tidak dipungut biaya, dan dapat mendaftarkan diri secara perorangan maupun berkelompok.

Berikut adalah beberapa ketentuan umum Festival Film Pendek KPU:

  • Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran (gratis) dan mendaftarkan diri kepada Panitia dengan mengisi formulir yang dapat diunduh di website KPU dengan alamat url: www.festivalfilmpendekkpu.com ;
  • Peserta dapat mendaftar atas nama perorangan atau kelompok;
  • Film pendek harus original, bukan jiplakan dari film lain, baik film dalam negeri maupun luar negeri. Jika ide film berasal dari adaptasi karya sastra atau pengalaman hidup harus disebutkan sumbernya;
  • Apabila dikemudian hari diketahui dan terbukti bahwa hasil karya yang ditetapkan sebagai pemenang, ternyata bukan hasil karya asli peserta, maka pemenang sayembara dibatalkan dan pemenang harus mengembalikan hadiah yang telah diterima;
  • Kriteria penilaian meliputi kesesuain tema/ ide cerita, kualitas produksi, dramatikal cerita, kekuatan isi pesan, dan akting pemain;
  • Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Festival Film Pendek mulai dibuka pada tanggal 7 Oktober 2016 s/d 1 Desember 2016.
  • Penentuan dan penganugerahan pemenang akan dilakukan di Kota Jakarta pada 9 Desember 2016. Tempat dan waktu akan diinformasikan kemudian;
  • Karya yang terpilih menjadi pemenang menjadi hak milik KPU (hak cipta pada KPU). KPU memiliki hak eksklusif untuk mengubah atau menyempurnakan karya yang terpilih sebagai pemenang sesuai dengan kebutuhan.
Kategorisasi pemenang dan hadiah Festival Film Pendek KPU adalah sebagai berikut:

Pemenang TERPUJI
Uang Tunai 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), Trophy, dan Sertifikat
Pemenang FAVORIT
Uang Tunai 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), Trophy, dan Sertifikat
Pemenang TERINSPIRATIF
Uang Tunai 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), Trophy, dan Sertifikat
Informasi selengkapnya dapat diakses melalui situs resmi Festival Film Pendek KPU berikut: www.festivalfilmpendekkpu.com

Pemerintah Sampaikan RUU Penyelenggaraan Pemilu
KPU Kota Banjarbaru Turut Berduka

ARSIP INFORMASI TERKAIT

Viryan Resmikan Rumah RAKAT, Rumah Pintar Pemilu Banjarbaru Komisioner KPU Republik Indonesia, Viryan meresmikan Rumah RAKAT, Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru pada Rabu, 26 April 2017 kemarin. Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan rangkaian melati Viryan bersama dengan Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya S...
Nur Kholis Majid: Kita Juga Bertanggung Jawab Kepada Publik Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Selatan, Nur Kholis Majid menegaskan bahwa seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga bertanggung jawab kepada publik. Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam acara peluncuran layanan JDIH dan HelpDesk KPU Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataa...
Wakil Walikota Banjarbaru Luncurkan Layanan JDIH dan HelpDesk KPU Kota Banjarbaru Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, meluncurkan secara resmi dua buah layanan daring (online) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru pada Kamis, 15 Desember 2016.Layanan yang diluncurkan adalah Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta layanan HelpDesk (Online Support...
KPU Kota Banjarbaru Persiapkan Peluncuran Layanan JDIH dan HelpDesk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru tengah mempersiapkan peluncuran layanan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta layanan HelpDesk Online. Kedua layanan ini direncakanakan akan secara resmi diluncurkan pada besok hari, Kamis 15/12 di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbar...
Kehumasan KPU untuk Melayani Kepentingan Masyarakat Ketua KPU RI Juri Ardiantoro dalam pengarahannya pada kegiatan Rapat Evaluasi Kehumasan, Selasa (29/11) di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU RI menyampaikan bahwa kehumasan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai fungsi penting dalam melayani kepentingan masyarakat. Selain masyarakat, KPU juga melaya...