Diskusi Warnai Kunjungan Tim Monitoring Setjen KPU RI

Senin (25/12), Tim Monitoring Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengunjungi KPU Kota Banjarbaru. Tim yang berjumlah 4 (empat) orang dari Biro Umum, Keuangan, Datin, dan Hukum Setjen KPU RI tersebut didampingi oleh Sekretariat KPU Provinsi Kalimantan Selatan.

Kunjungan Tim Monitoring Setjen KPU RI ke KPU Banjarbaru
Kunjungan Tim Monitoring Setjen KPU RI ke KPU Banjarbaru

Kedatangan Tim Monitoring tersebut diterima oleh Ketua KPU Kota Banjarbaru Husein Abdurahman, dengan didampingi oleh 2 (dua) orang Komisioner KPU Kota Banjarbaru yakni Mhd Wahyu NZ dan Fasih Wibowo. Selain itu juga disambut oleh Sekretaris KPU Kota Banjarbaru, Khairunnisa, yang didampingi oleh seluruh Kasubbag Sekretariat KPU Kota Banjarbaru.

Kunjungan Tim Monitoring tersebut dimaksudkan untuk menggali informasi atas pelaksanaan verifikasi faktual yang telah dilakukan di Kota Banjarbaru serta sejumlah hal lain. Untuk hal tersebut, KPU Kota Banjarbaru melalui Divisi Teknis memberikan penjelasan tentang jalannya tahapan Verifikasi Faktual yang telah dilakukan. “Kami di Banjarbaru berusaha maksimal untuk benar-benar melaksanakan tahapan sesuai dengan aturan. Alhamdulillah Panwaslu Kota Banjarbaru juga mengapresiasi apa yang kami lakukan dan komunikasi kami berjalan dengan sangat baik,” ujar Fasih Wibowo yang juga dilanjutkan menyampaikan sejumlah hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan di lapangan.

Kesempatan monitoring ini juga digunakan oleh KPU Kota Banjarbaru untuk menyampaikan sejumlah hal lain, yang tidak hanya terbatas pada soal verifikasi faktual parpol calon peserta pemilu. Komisioner KPU Kota Banjarbaru lainnya, Mhd Wahyu NZ menyampaikan harapan agar aturan-aturan teknis pelaksanaan tahapan yang masih belum diterbitkan, agar dapat kiranya segera terbit dan berlaku. “Contohnya, tak lama lagi kita akan melakukan pembentukan badan penyelenggara PPK dan PPS, namun sampai saat ini belum terbit PKPU terkait tata kerja dan pembentukan badan penyelenggara. Di sisi lain, aturan terkait yang ada sudah tidak dapat diberlakukan,” urai Wahyu.

Diskusi antara Tim Monitoring Setjen KPU RI dan KPU Kota Banjarbaru berlangsung dengan hangat dan membahas sejumlah permasalahan lainnya. Tidak hanya sebatas pelaksanaan tahapan Pemilu 2019, namun juga persoalan kesekretariatan dan lain-lain. Kunjungan dan diskusi tersebut berakhir pada pukul 12.30 Wita, dan dijadwalkan Tim Setjen kembali melanjutkan monitoring di KPU Kab. Banjar dan KPU Kota Banjarmasin.